Sunday, June 19, 2016

Berbagai Macam Distribusi Linux dan Sejarahnya

Posted By: Juvan Sandy Laoh Nayoan - 1:41:00 AM
Berbagai Macam Distro Linux
Distro Linux (singkatan dari Distribusi OS Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasi keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distro Linux bisa berupa Perangkat Lunak Bebas dan ada juga berupa Perangkat Lunak Komersial seperti Red Hat Enterprise Linux, SuSE dan lain-lain.
Ada banyak distro Linux yang telah muncul, beberapa bertahan dan menjadi distro linux induk bahkan sampai menghasilkan distro turunan.

Disini saya akan membahas apa saja distro Linux yang merupakan distro induk dari rata-rata distro linux yang mempunyai banyak turunan.
Berikut ini distro Linux induk yang banyak dijadikan sebagai distro linux turunan :

SLACKWARE

Slackware Linux
Slackware adalah salah satu distro linux awal dan tertua yang masih dikelola hingga sekarang, dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux,Inc dengan tujuan untuk stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.
Slackware awalnya merupakan turunan dari Softlanding Linux System, yang paling populer dari distribusi linux asli pada masa itu. Pada saat SLS mulai mendominasi pasar, para pengembang membuat keputusan untuk mengganti format executable-nya dari a.out ke ELF (Executable and Linkable Format) namun ini bukan keputusan yang populer di kalangan basis pengguna SLS pada saat itu sehingga Patrick Volkerding memodifikasi versi SLS dan meluncurkan distro linux yang ia beri nama Slackware.
Rilis pertama Slackware adalah versi 1.00 yang diluncurkan pada tanggal 16 Juli 1993 berupa sebuah citra 3½ floppy disk yang tersedia untuk di download melalui FTP (File Transfer Protocol). Pada tahun 1999, Slackware berkali-kali dirilis, mulai dari rilis nomor 4 sampai 7. Hal ini dijelaskan oleh Patrick Volkerding sebagai upaya pemasaran untuk menunjukkan bahwa Slackware adalah sebuah distro Linux yang up-to-date sebagaimana distro-distro lainnya, yang kala itu banyak yang telah melepas nomor 6 (seperti Red Hat yang merilis setiap revisi dari distribusinya dengan kenaikan dari 4.1 ke 5.0 bukan 3.1 ke 3.2 sebagaimana Slackware). Slackware memang memiliki beberapa rilis Beta dalam rentang 6.x, tetapi hal ini tidak dihitung sebagai rilis resmi.

Hingga sekarang, Slackware sudah mencapai release ke 14.1 dengan versi current yang terakhir dirilis pada November 2013 dan masih dikelola dengan baik oleh Slackware Linux,Inc dan Komunitas Slackware dari seluruh penjuru dunia sehingga banyak distro linux turunan Slackware yang menggunakan basis sistem dari Slackware untuk menjalankan sistemnya.
Slackware dan turunanya menggunakan sistem paket management slackpkg untuk management sistem pada aplikasinya.
Berikut ini beberapa turunan distro linux dari Slackware :
- Slax
- Zenwalk
- Vector Linux

RED HAT

Red Hat Linux

Red Hat Linux adalah distro linux yang di bangun secara independent/dibangun dari awal berdasarkan kernel Linux oleh perusahaan Red Hat,Inc dengan rilis pertama versi 1.0 pada 3 November 1994 dan merupakan salah satu distro linux yang paling populer dan banyak digunakan.
Awalnya Red Hat Linux didistribusikan secara gratis namun pada tahun 2004 pruduksinya dihentikan. Setelah Red Hat,Inc menghentikan produksi Red Hat Linux tidak serta-merta Red Hat menghentikan seluruh kegiatan produksinya.
Bahkan perusahaan tersebut mengeluarkan Red Hat Enterprise Linux sebagai distribusi linux untuk penggunaan komersial dan Fedora Linux (turunan dari Red Hat Linux) yang dikembangkan oleh masyarakat dengan dukungan Fedora Project dan disposori oleh Red Hat sebagai versi gratis bagi lingkungan rumahan.
Red Hat Enterprise Linux adalah salah satu distro linux yang paling banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar sebagai server sampai rata-rata supercomputer didunia seperti Sequioa, IBM Roadrunner dan lain-lain yang menggunakanya sebagai sistem operasi utama itu dikarenakan RHEL memang dirancang untuk melayani traffic dengan performa besar untuk skala enterprise.
RHEL adalah distro linux berbayar (tidak gratis) namun free (bebas) dalam artian kode sumbernya terbuka bagi siapa saja yang ingin mendapatkanya untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang sehingga menjadi sistem operasi yang aman. Untuk menikmatinya RHEL bisa diinstall dengan masa Trial 30 hari dan setelah itu membayar untuk update terhadap patch security dan perbaikan bug. Namun tidak usah khawatir, bagi yang tidak bisa menginstall RHEL karna berbayar kita bisa menginstall CentOS Linux yang merupakan turunan langsung dari RHEL. CentOS adalah versi Red Hat Enterprise Linux yang bisa diinstal dan digunakan secara gratis karena CentOS dibuat berdarkan RHEL sehingga setiap RHEL mengeluarkan update atau rilisan terbaru CentOS juga mengeluarkan update dan rilisan yang sama, jadi CentOS itu merupakan versi komunitas dari Red Hat Enterprise Linux yang gratis dan bebas.
Red Hat dan turunanya menggunakan sistem paket management RPM (Red Hat Package Manager) sebagai management aplikasi.

Berikut ini beberapa distro linux turunan Red Hat :
- CentOS (RHEL versi komunitas)
- Oracle Enterprise Linux
- Scientific Linux
- Fedora Linux
- SuSe Linux

DEBIAN

Debian Linux
Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Jadi, sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux dan merupakan distro linux yang paling banyak digunakan diseluruh dunia karena terkenal dengan kestabilanya.
Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdock, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993. Nama Debian berasal dari kombinasi nama Ian dengan mantan-kekasihnya Debra Lynn: Deb dan Ian (dibaca Deb Ian).
Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha memodifikasi SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai "Slackware").

Debian awalnya dirilis dengan versi 0.9 pada tahun 1994-1995 dan pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai pada tahun 1995 lalu Debian merilis versi 1.0 pada tahun 1996. Dan sekarang, Debian telah sampai ke versi 8.0 dengan codename Wheezy. Banyak sekali distro turunan dari Debian salah satu yang paling terkenal adalah Kali Linux yang digunakan oleh para ahli IT dan Hacker untuk melakukan pengujian terhadap sistem yang lemah.
Debian GNU/Linux dan turunannya menggunakan paket management dpkg dengan ekstensi .deb dan menggunakan metode pemutakhiran paket repository menggunakan APT.

Berikut ini beberapa distro linux turunan Debian :
- Kali Linux
- Ubuntu
- Parrot Security OS (hampir mirip dengan Kali Linux)
- Knoppix
- Xandros
- Damn Small Linux
- Raspbian (untuk perangkat arsitektur ARM Raspberri pi)
dan ada beberapa proyek lain dari Debian untuk berjalan di kernel lain seperti Debian Hurd (versi mikrokernel dari debian dengan menggunakan kernel GNU/Hurd) dan Debian/KFreeBSD (versi Debian + kernel FreeBSD)

GENTOO
Gentoo Linux

Gentoo Linux adalah distribusi Linux yang dibangun dari awal (from scratch) berbasis kernel Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. [Bandingkan dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat / Mandrake yang menggunakan paket .rpm]. Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna. Paket-paketnya biasanya dibangun dari kode sumber (source), walaupun untuk kenyamanan, sebagian besar paket perangkat lunak juga tersedia dalam bentuk binari.
Gentoo Linux awalnya dibuat oleh Daniel Robbins dengan nama Enoch Linux. Tujuan pengembangannya adalah untuk menciptakan sebuah distribusi Linux tanpa binari program yang terkompilasi dari awal(default) dengan maksud untuk memaksimalkan perangkat keras serta hanya memasukkan program yang dibutuhkan saja oleh pengguna. Namun perkembanganya, hanya satu versi Enoch yang pernah dirilis yaitu versi 0.75 pada Desember 1999. Itu dikarenakan terjadi masalah lamanya kompilasi kode sumber dengan GNU Compiler Collection yang digunakan sebagai kompiler. Daniel Robbins dan Pengembang lainnya bereksperimen untuk melakukan forking GCC yang kemudian dikenal dengan nama kompiler EGCS yang dikembangkan oleh Cygnus Solutions. Pada saat itulah Enoch berganti nama menjadi Gentoo Linux(Gentoo adalah nama dari salah satu jenis pinguin). Namun setelah menemukan cacat pada sistem Gentoonya, Robbins menonaktifkan pengembangan lebih lanjut beberapa bulan lamanya dan beralih ke FreeBSD untuk memodifikasi fitur sistem autobuild Gentoo dengan menambahkan beberapa fitur milik FreeBSD. Itulah mengapa sistem Port di Gentoo mirip sekali dengan Port sistem yang ada di FreeBSD.
Pada 31 Maret 2002 Daniel Robbins merilis Gentoo Linux versi 1.0 dan pada tahun 2004, Robbins mendirikan organisasi non-profit Gentoo Foundation, lalu memindahkan seluruh hak cipta distribusi Gentoonya ke organisasi ini, dan mengumumkan dirinya sebagai pemimpin proyek Gentoo Linux.
Gentoo Linux menggunakan sistem Rolling Release pada setiap updatenya sehingga pada saat update dilakukan, sistem otomatis memperbaharui ke versi terbaru secara efektif. Gentoo dan turunanya menggunakan metode pemutakhiran paket Emerge dan sistem pengelola paket Portage.

Berikut ini beberapa distro linux turunan Gentoo :
- Sabayon Linux
- Calculate Linux
- Core OS

ARCH LINUX

Arch Linux
Arch Linux adalah sebuah distribusi Linux yang dibangun dari awal (from scratch) berbasis kernel Linux untuk komputer i686 dan x86_64 yang didesain untuk menjadi ringan dan sederhana serta sesuai dengan keinginan pemiliknya. Arch Linux adalah distribusi linux berbasis binary, yang artinya paket-paket aplikasi didistribusikan dalam bentuk binary yang telah terkompilasi. Berbeda dengan Gentoo yang mendisitribusikan paket-paketnya dalam bentuk source code.
Pendiri Arch Linux adalah Judd Vinet yang terinspirasi dari CRUX Linux, Vinet memulai memimpin proyek Arch Linux pada bulan Maret 2002 hingga 1 Oktober 2007. Setelah itu Ia mengundurkan diri dari proyek dikarenakan kurangnya waktu dan menyerahkan proyek dalam pengawasan Aaron Griffin.

Arch Linux tidak membuat jadwal rilis untuk waktu tertentu dalam setiap updatenya seperti yang dilakukan distro linux lain, melainkan menggunakan sistem "Rolling Release". Arch Linux menyediakan paket-paket baru setiap hari. Dengan kata lain, untuk memperbarui sistem pengguna hanya perlu memperbarui paket-paket ada didalam sistemnya. Itulah mengapa Arch Linux dikatakan sebagai distro linux yang selalu up to date. Jadi pengguna tidak perlu melakukan fresh install untuk melakukan update besar-besaran terhadap sistemnya.
Arch Linux dan turunanya menggunakan paket management Pacman, tetapi ada suatu keistimewaan yang dimiliki oleh Arch Linux yaitu paket management AUR (Arch User Repository) yang menyediakan banyak aplikasi berupa source code yang akan dikompilasi pada saat penginstalanya. Setiap aplikasi yang ingin kita install dapat kita cari dengan perintah Yaourt <nama-aplikasi> yang tentunya dengan akses User (tidak bisa dengan Root), dikarenakan pada saat kompilasi program ada beberapa komponen yang sengaja diunduh untuk membantu membangun paket binarynya tetapi pada saat kompilasi itu selesai beberapa komponen itu dihapus secara otomatis.

Berikut ini beberapa turunan distro linux dari Arch :
- Manjaro Linux
- Blackarch Linux
- Chakra Linux
- ArchBang Linux





Sekian postingan dari saya, maaf bila ada kesalahan pengetikan nama atau informasi. Semoga Bermanfaat :)

Sumber : Wikipedia, Google Images

About Juvan Sandy Laoh Nayoan

Seorang Blogger , Pentester Jaringan, Cyber Security dan Aktivis Open Sources dari Kota Balikpapan yang hobi teknologi khususnya yang berhubungan dengan open source seperti GNU/Linux dan BSD dengan mempelajari ilmu IT secara otodidak.

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Info Technologi

Go Top Designed by